Cegah Chikungunya, Pemdes Gumeno Lakukan Fogging

01 Desember 2025
ESTI VIDIA PANGESTI, S.Kom
Dibaca 59 Kali
Cegah Chikungunya, Pemdes Gumeno Lakukan Fogging

Beberapa minggu ini terdapat warga Desa Gumeno yang positif terjangkit penyakit Chikungunya. Penyakit ini disebabkan oleh virus Chikungunya yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Kedua nyamuk tersebut adalah jenis nyamuk yang juga menularkan penyakit demam berdarah dan virus Zika. 

Nyamuk Aedes mendapatkan virus Chikungunya saat menggigit seseorang yang telah terinfeksi sebelumnya. Penularan terjadi bila orang lain digigit oleh nyamuk pembawa virus chikungunya. Meski demikian, virus chikungunya hanya menular melalui nyamuk dan tidak menyebar secara langsung antarmanusia.

Untuk pencegahan penyebaran penyakit ini, kemarin (26/11/2025) Pemerintah Desa Gumeno bersama Ketua RT dan RW setempat melakukan penyemprotan Fogging di wilayah sekitar yang terjangkit Chikungunya.

Pada beberapa kasus, Chikungunya tidak menimbulkan gejala apa pun. Akan tetapi, kebanyakan penderita mengalami gejala yang timbul dalam 3–7 hari setelah tergigit oleh nyamuk pembawa virus. Gejala yang timbul tersebut umumnya dapat berupa:

  • Deman hingga 39°C
  • Ruam kemerahan
  • Nyeri otot dan sendi
  • Nyeri tulang
  • Sendi bengkak
  • Sakit kepala
  • Lemas
  • Mual

Pada umumnya, gejala ini akan membaik dalam 1 minggu. Namun, pada sebagian penderita, nyeri sendi dapat berlangsung hingga berbulan-bulan. Selain itu, meski sangat jarang, gejala chikungunya yang parah juga bisa menyebabkan kelumpuhan sementara.